My Notes

Catatan penting hal-hal yang unik, motivasi, tips-tips kesehatan, curahan hati yang di kutip dari berbagai sumber

23 September 2011

katmut: ketika kamu akan melepaskan seseorang

•Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
•Disaat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
•Disaat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya
•Disaat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia
•Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah disaat dia jujur padamu
•Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu
•Yang indah hanya sementara
•Yang abadi adalah kenangan
•Yang ikhlas hanya dari hati
•Yang tulus hanya dari sanubari
•Tidak mudah mencari yang hilang
•Tidak mudah mengejar impian
•Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
•Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
•Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....
•Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
•Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun...
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
•Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
•Jangan terlalu perhitungan
•Jangan hanya mau menang sendiri
•Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
•Belajarlah tiada hari tanpa kasih
•Selalu berlapang dada dan mengalah
•Hidup ceria, bebas leluasa...
•Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
•Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
•Tak ada dendam yang tak bisa terhapus


Read more!

04 September 2011

Curhat : Hari Terakhir Liburan

Akhirnya hari terakhir liburan tiba juga. Sedih, malas, kangen, capek, kerja lagi, belajar lagi, hari baru lagi, bercampur aduk jadi satu. 10 hari tak terasa rasanya. Hari-hari di kuningan terasa berjalan begitu cepatnya. Saatnya ke Bandung lagi. Ketemu orangtua sudah, ketemu sahabat karib sudah, main sudah, belanja sudah, beli baju sudah, belajar motor sudah, ketemu teman baru sudah, tapi kenapa kuq berat rasanya untuk ke Bandung lagi.
Dan kenapa yach sejak pertemuan dengan teman baruku itu, aku kuq jadi memikirkannya terus yachh.. Dia seorang pria dewasa yang penuh pesona, berpenampilan rapih, bersih dan cool, membawa motor vixion, bahasanya yang santun dan pengertian, membuat hati nyaman bergelora. Dia hanya teman, tak lebih dari sahabat. Tapi kuq hatiku menginginkan lebih ea.. Aku sudah punya kekasih. Tapi aku tahu ku tak mungkin menyatu dengan kekasihku. Hubungan kami sudah tidak mungkin lagi. Aku tahu dia tak kan mungkin bisa menerima sisi lain hidupku. Seharusnya kami berpisah, sebelum lebih sakit lagi nantinya, tapi ku tak tahu alasan apa yang harus ku katakan padanya. Sungguh ku tak kuasa, ku tak sanggup. Tak berani mengungkapkan, tak ingin menyakitinya, juga tak ingin kehilangannya. Dia seorang yang cuek, pendiam, berpenampilan asal-asalan, tapi yang selalu setia menemani hari-hariku. Dia yang kurang mengerti keinginan dan isi hatiku, dia yang begitu sulit untuk mengantarku ke suatu tempat, dia yang pas pasan buat dirinya saja, tapi dia orang pertama dengan segala kekurangannya yang ku suka, dia yang menemaniku dan mengkuatirkanku saat ku sakit. Oh aku dilema. Ku pasrahkan padaMu Oh Tuhan, ku tak ingin menyakitinya juga tak ingin di sakiti. Ku tak kan menyusahkannya lagi dengan merengek ingin di ajak maen keluar, dengan minta di anterin ke suatu tempat, dengan ngambek dan curigaan ketika dia tidak sms, facebookan dengan cewe lain, atau menyimpan foto berdua dengan seorang cewe, Oh sungguh ku kan menahan diri. Ku tahu dia takan pernah jadi miliku selamanya, aku harus merelakannya walau ku sayang padanya. Ku kan menjalaninya seperti air mengalir. Ku percaya kasihMu kan datang seperti Fajar di pagi hari. Saatnya nanti ku kan menemukan lelaki terindah di hidupku yang kan menerima diriku apa adanya serta kelamnya masa laluku. Amin


Read more!

03 September 2011

Curhat : Sekampung Tapi Baru Kenal

Hari ni w pergi k linggarjati bareng ma temen setempat kerja yang ternyata sekampung juga, kenal-kenal lewat facebook. Kami pergi naek motor vixion. Orangnya baik, sopan, keren jg.. fosturnya tinggi, rambutnya agak ikal.
Kami pergi jam setengah duaan, menuju linggarjati. Perjalanan sekitar setengah jam, karna motor melaju dengan kecepatan lambat sekitar 40km/jam, arus lalu lintas agak macet juga. Kami mengobrol tentang orangtua kita yang sudah saling kenal sebelumnya, kemudian tentang pekerjaan dan keluarga masing-masing, sambil makan tahu gejrot dan minum teh gelas.
Setelah puas mengobrol, perjakanan kami lanjutkan ke sebuah arena bermain, game master di suatu supermarket di cijoho. Kami bermain basket, hockey dan beberapa lucky game. Kami mendapat 167 buah tiket dan ditukar dengan sebuah sisir, 2 buah sticker dan 2 buah permen. Sisirnya w bawa pulang sementara sticker dan permen di bagi dua. Setelah puas bermain kami pun pulang ke tempat masing-masing. Menyenangkan juga punya teman seperti dia. Semoga persahabatan kami langgeng. Amin

Read more!

Curhat : Ikhlas

Sebuah lagu untuk kekasihku

Coklat Drama

Cinta yang tulus selamanya ada di hati
Takkan terganti demi Tuhan kau ku jaga
Tak mampu membalas semua yang telah kau beri
Ini diriku ampuni semua dustaku


Kamu ajari aku hidup dan cinta
Kini ku berharap kau bahagia

Oh sayang maaf ku tak jadi yang kau minta
Jalan hidup kita memang tak selalu sama
Oh sayang maaf ku tlah buat kau kecewa
Tangis air matamu penyesalanku

Oh sayang maaf ku tak jadi yang kau minta
Jalan hidup kita memang tak selalu sama
Oh sayang maaf ku tlah buat kau kecewa
Tangis air matamu penyesalanku

Oh sayang maaf ku tak jadi yang kau minta
Jalan hidup kita memang tak selalu sama
Oh sayang maaf ku tlah buat kau kecewa
Tangis air matamu penyesalanku

Dalam hidupku

Hari ini ku menyadari bahwa, ternyata sayang kau tak bisa menerima sisi lain dalam hidupku. Sesuatu yang telah ku sembunyikan selama ini. Maaf sayang, mungkin ku tlah mengecewakanmu. Sungguh ku tak bermaksud melukaimu, sayangku tulus untukmu. Perih hatiku menyadarinya, manis yang ku rasa, ku tak rela cintaku berakhir. Hilang yang ku rasa, dirimu yang selalu temani aku. Tapi ku tahu ini yang terbaik untuk kita, walau perih yang ku rasa, ku kan berusaha untuk merelakanmu, sayang. Ku selalu berdoa agar kau bahagia. Ku tak kan lagi marah karna cemburu, takan marah lagi ketika kau tak bisa menemaniku, takan merajuk lagi ketika kau tak memberi kabar padaku, takan marah lagi ketika kau bersama yang lain. Walau status kita sekarang berpacaran, tapi kita takan bisa menyatu, kuserahkan, kupasrahkan dirimu, ku takan menuntut apa-apa lagi darimu, tapi ku tetap kan setia menemanimu, membantumu, bercerita hal-hal yang lucu, membuat hidupmu lebih bermakna, tapi secara perlahan kita harus berpisah. Tahu atau tak tahu apa yang sebenarnya ku sembunyikan. Ku kan mengikhlaskan kepergianmu, sayang.

Read more!

01 September 2011

Motivasi Hidupku


Hari ini, Rabu 31 Agustus 2011, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, aku menyadari bahwa aku hanyalah setetes air di lautan luas, setitik debu di padang pasir nan luas, sungguh sangat kecil dan tak berharga, tapi di mata Tuhan hidupku sunggguh berharga dan berarti. Tuhan punya rencana besar dalam hidupku, yang belum bisa ku sadari. Mulai saat ini aku berjanji akan selalu bersyukur bahwa hidup ini adalah anugerahMu. Aku tak akan mengeluh lagi,
aku tak akan kuatir lagi tentang hidupku, aku akan hidup untuk masa kini dan masa yang akan datang tanpa di bayangi masa lalu, aku akan berusaha untuk memperoleh kebahagian yang sejati, kebahagiaan yang juga di rasakan oleh sesamaku, ku kan belajar dengan rajin, tidak hanya ilmu eksakta, tapi ilmu kasih, ku kan bekerja dengan giat untuk masa depanku dan sesamaku yang membutuhkan. Aku akan lebih bersabar lagi dalam meraih mimpiku, bahwa semuanya telah Kau rencanakan yang indah bagiku nanti, dan banyak hal penting yang harus dilakukan terlebih dahulu. Aku kan menjalani hidup ini dengan ikhlas, buatlah aku menjadi pribadi yang bisa melihat wajahMu di sesamaku yang butuh kasih. Ku kan banyak berdoa dan berbuat kasih. Ku kan berusaha hidup sesuai dengan kehendakMu. Rela berkorban, saling tolong menolong dan tidak pendendam. Ku kan bangkit dari ketrpurukan dan berubah.  Buatlah aku untuk menjadi motivator bagi sesamaku yang punya nasib yang sama sepertiku. Ku akui aku telah berbuat banyak dosa dan kesalahan, aku menyesal atas semua dosaku, dan berjanji untuk tidak menggulanginya lagi, hidup sesuai dengan kehendakMu, percaya bahwa Kau akan memberi yang ku pinta, mendapatkan apa yang ku cari, serta membukakan pintu ketika ku mengetuknya. Dan saatnya kan tiba nanti ku kan melihat pelangi kasihMu.
Ku harap tulisan ini akan mengingatkanku dan membimbingku ketika ku lengah dan salah melangkah.

Read more!