My Notes

Catatan penting hal-hal yang unik, motivasi, tips-tips kesehatan, curahan hati yang di kutip dari berbagai sumber

30 April 2012


Read more!

"Ways To Keep Relationship Working" 1. Love Each Other Sincerely. 2. Don't lie. 3. Keep communication open. 4. When you get hurt, forgive and forget. 5. Never talk about break-ups. 6. Never say "it's okay", even when it's not. 7. Forget about "pride". 8. If you say sorry, mean it. 9. Don't compare your past, with your present. 10. Give & take process. 11. Don't talk about your ex's. 12. Beware of his/her feelings. 13. When you had a fight, don't let the day pass. 14. Don't be only partners, but best-friends. 15. Don't flirt with another guy/girl. 16. HAVE FUN, go out! 17. Don't treat their forgiveness like it's expected. 18. Don't hide what you're thinking, tell them. 19. Remember; we all make mistakes & have pasts. 20. Don't question each others feelings. 21. Don't take him/her for granted. 22. Never go to bed angry. 23. Don't be afraid to be you! 24. Have time, energy & effort. 25. Don't lose yourself in the 'us'. 26. Don't say things you don't mean. 27. Little things make big differences. 28. Give each other space, don't be over possessive. 29. Don't be the Perfect One, Be the Right One.

Read more!

18 April 2012

I learned from fear

I Learned from Fear
I feared being alone until I learned to like myself.
I feared failure until I realized that I only fail when I
don’t try.
I feared success until I realized that I had to try in order
to be happy with myself. I feared people’s opinions until I learned that people
would have opinions about me anyway.
I feared rejection until I learned to have faith in myself.
I feared pain until I learned that it’s necessary for
growth.
I feared the truth until I saw the ugliness of lies. I feared life until I experienced its beauty.
I feared death until I realized that it’s not an end, but a
beginning.
I feared my destiny until I realized that I had the power
to change my life.
I feared hate until I saw that it was nothing but ignorance.
I feared ridicule until I learned how to laugh at myself.
I feared growing old until I realized that I gained
wisdom every day.
I feared the future until I realized that life just kept
getting better. I feared the past until I realized that it could no longer
hurt me.
I feared the dark until I saw the beauty of the starlight.
I feared the light until I learned that the truth would give
me strength.
I feared change until I saw that even the most beautiful butterfly had to undergo a metamorphosis before it
could fly…

Read more!

17 April 2012

Perempuan Yang Dicintai Suamiku

Kehidupan
pernikahan kami awalnya baik2 saja
menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu
terjadi konflik, tapi setelah menikah
Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku. Kami
tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai
subuh, baru pulang
kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami
sekolah. Tidurnya sangat
sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.
Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih
bangun. Karena waktu
pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang
dia tidak romantis, dan
tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan
sayang. Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang
pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun
hampir tidak pernah. Kalau
kami makan di meja makanberdua, kami asyik sendiri
dengan sendok
garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan
sendok garpu. Kalau hari libur, dia lebih sering hanya
tiduran
dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang
sekali tertawa lepas. Karena
dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas. Aku mengira rumah tangga kami
baik2 saja selama 8
tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu
hari yang terik, saat itu
suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang
makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena
typhoid, dan
harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di
ususnya. Pada saat dia
masih di ICU, seorang perempuan datang
menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya
Mario saat dulu kuliah. Meisha tidak secantik aku, dia
begitu sederhana, tapi
aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik
seperti yang dia
miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia
berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan
terpana dengan kalimat2nya
yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2
maupun perempuan
bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia
bercerita. Meisha tidak pernah kenal dekat dengan
Mario
selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario
sangat pendiam, sehingga
jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada
pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan
mereka. Meisha yang bekerja di
advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang
sedang membuat iklan untuk
perusahaan tempatnya bekerja. Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan
yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja,
dia tersenyum manis
padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari
3x. Dia membelikan aku
parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering
termenung didepan komputernya. Atau termenung
memegang Hp-nya.
Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang
membingungkan. Suatu saat Meisha pernah datang
pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang
sepiring nasi beserta
lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga
mau aku suapi. Meisha masuk
kamar, dan menyapa dengan suara riangnya, " Hai
Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar
anak nakal, sini piringnya, "
lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil
menyuapi Mario, tiba2 saja
sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku
tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku,
seperti siang itu, tidak
pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya,
tidak pernah sedetikpun ! Hatiku terasa sakit, lebih sakit
dari ketika dia
membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan
berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit
setelah operasi caesar ketika aku
melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika
dia tidak mau
memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit
ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun
perkawinan kami kemarin.
Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka
mencumbu komputernya
dibanding aku. Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat
perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir
tiba2, membawakan donat buat
anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia
mengajakku jalan2, kadang
mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya
yang lucu2. Aku tidak pernah bertanya, apakah
suamiku
mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena
tanpa bertanya pun aku sudah
tahu, apa yang bergejolak dihatinya. Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku
tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung,
bahkan gerimis kemudian. Anak sulungku, seorang
anak perempuan cantik
berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya
sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan
memanggilku, " Mama,
mau lihat surat papa buat tante Meisha ?" Aku tertegun
memandangnya, dan membaca surat
elektronik itu, *Dear Meisha,* *Kehadiranmu bagai
beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah
merasakan jatuh cinta
seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima
karena kondisi yang
mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari
anak2ku.* *Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu
apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada
perasaan bergetar seperti
ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu
yang tidak pernah padam
ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti
perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran
dulu, aku sebenarnya
kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya
bahwa dia bukanlah
perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa
hampa, meskipun aku menikahinya.* *Aku tidak tahu,
bagaimana caranya menumbuhkan
cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh
secara alami, seperti
pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari
pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara
yang tidak pernah
minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara
alami. Itu yang aku rasakan.* *Aku tidak akan pernah
bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2
yang sangat memegang
komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa
hampa, itu tidaklah mengapa,
asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia
bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh
mendapatkan seluruh
hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku,
yang hanya aku berikan
untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita,
aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my
heart.* *yours,* *Mario* Mataku terasa panas. Jelita,
anak sulungku
memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia
adalah malaikat jelitaku yang
sangat mengerti dan menyayangiku. Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah
bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain. Aku
mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku
menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat
itu aku simpan diamplop, dan
aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya. Mobil yang dia berikan untukku aku
kembalikan
padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang
kusimpan dari sisa2 uang belanja,
lalu aku belikan motor untuk mengantar dan
menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja
dan minta dibelikan bermacam2
merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku.
Aku dulu memintanya
menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran,
sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah
menginginkan aku menjadi
istrinya. Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia
tahu,
bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak
mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja,
bahwa dia tidak mencintai
aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai
daripada dia cuma diam dan
mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa
malangnya nasibku. Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap
merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai
perempuan itu terus didalam hatinya.
Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya
bahagia dengan mencintai
perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan
selalu mencintainya. ********** Setahun kemudian…
Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata
berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah
dan masih dipenuhi bunga. " *Mario, suamiku….* *Aku
tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan
membawaku pada cinta sejatiku.
Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan
tampak dingin. Betapa senangnya
aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku
mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering
marah, ketika
kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku
merasa diatas angin, ketika
kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku
pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang
hatimu dan kamu terlalu
mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja
untukku…..* *Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya
tepat
sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari
seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya
menyukai Mario.* *Aku melihat matamu begitu terluka,
ketika berkata, "
kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia
sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?"* *Aku tidak
perduli,dan berlalu dari hadapanmu
dengan sombongnya.* *Sekarang aku menyesal,
memintamu melamarku.
Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah
hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang
sempurna yang engkau inginkan.* *Istrimu,* *Rima"*
*D*i surat yang lain, *"………Kehadiran perempuan itu
membuatmu
berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai
terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu
untukku, seperti aku
melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari
kedua bola matamu saat
memandang Meisha……"* Disurat yang kesekian,
*"…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.* *Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan,
aku tidak
lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2
barang dan
berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu
kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku
tidak lagi suka
bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum
menyambutmu pulang kerumah.
Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan
sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak
kesal saat engkau tidak mau
aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur
disamping tempat
tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena
penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….* *Meskipun belum terbit
juga, sinar cinta itu dari
matamu, aku akan tetap berusaha dan
menantinya…….."* Meisha menghapus air mata yang
terus mengalir dari
kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu- sedu disampingnya. Disurat terakhir, pagi ini…
*"…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan
kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang
kerumah, tapi tahun ini aku
akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan
masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya
dirumah Bude Tati, sampai
kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang
hujannya deras sekali, dan aku
hanya mengendarai motor.* *Saat aku tiba dirumah
kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan
menyuruhku
segera ganti baju supaya tidak sakit.* *Tahukah engkau
suamiku,* *Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu,
6 tahun
kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar
kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta
mulai bersemi dihatimu ?
………"* Jelita menatap Meisha, dan bercerita, " Siang itu
Mama menjemputku dengan motornya, dari
jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-
lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah
melihat wajah yang sangat bersinar dari
mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu
sering marah2
kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya
diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan,
tiba2 mobil itu lewat dari
tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup
melihatnya terlontar,
Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi
bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak.
Bocah cantik ini masih terlalu kecil
untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat
dewasa. Meisha mengeluarkan selembar kertas yang
dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin
malam, dan tadinya
aku ingin Rima membacanya. *Dear Meisha,* *Selama
setahun ini aku mulai merasakan Rima
berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha
menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena
kehujanan, aku sangat khawatir
dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa
beruntungnya aku memiliki
dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai
mencintainya ?* *Aku terus berusaha mencintainya seperti yang
engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan
memberikan surprise untuknya, aku
akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia
tidak lagi naik motor
kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan
jiwaku….* Meisha menatap Mario yang tampak semakin
ringkih,
yang masih terduduk disamping nisan Rima.
Diwajahnya tampak duka yang
dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. *Kadang kita baru menyadari mencintai
seseorang, ketika seseorang itu telah pergi
meninggalkan kita.*
Jakarta, 7 Januari 2009 (dedicated to my friend....may
you rest in peace...)

Read more!

10 April 2012

nasmut 4m my brother

Wanita adalah:
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak"♍Ǘ, walau
dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pd saat kau sakit. 5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal
berpuluh" bahkan beratus" kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan
ia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat
kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu.. Sedangkan pria adalah..
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih. 6. Orang yang ingin membuatmu bahagia. Mereka sama berharganya, hanya saja mereka
mempunyai perbedaan" yang kadang membuat
mereka menyakiti 1 sama lain, dan itu hanya dapat
diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak. Hidup itu singkat... Terlalu singkat untuk berbagai
pertengkaran... Mengapa tidak kau bahagiakan saja
pasanganmu, dan mengisi hari" kalian dengan penuh
cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar
tiap harinya? Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling
menyakiti? :) Walaupun banyak hal, dimana
kenyataannya tak mudah untuk dilalui, bahkan
terkadang enggan untuk melaluinya. Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ... Dari air kita belajar ketenangan.....
Dari batu kita belajar ketegaran.....
Dari tanah kita belajar kehidupan.....
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.....
Dari padi kita belajar rendah hati.....
Dari Allah kita belajar tentang kasih sayang dan pemaaf............
Karena tidak ada manusia yang sempurna (y)


Read more!

09 February 2012

Parting

Times is come and go so fastly
And never come back
Times have ever met us
Share every moment we had Sadness, happiness we passed together
Fight for our dream
Support each other
Never give up when everyone contradicted Now its time to be parted
When there is a meeting, there is a parting
Why there is a parting if a meeting is so nice?
Why you go and let us feel lose you? If i can stop the times, i will stop it right now
When you have not gone yet
When you still here beside us
When you here accompany me But i just human
I can not do that
I know God must be have a nice plan
For you and for me here
I have to let you go with all my heart and soul I will pray God for your success
Go catch up your dreams
I know you can Every moment we have together will not forgotten
Thank for being my friend 8th, february

Read more!


Read more!

13 December 2011

10 Nasehat Bijak Einstein

1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda "Saya bukan
memiliki bakat khusus. Hanya selalu
menikmati rasa ingin tahu saja." Membaca kutipan
Einstein di atas membuat kita
bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya
selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal? Karena itu banyak-
banyaklah menghabiskan banyak
waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi
berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban
rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.
2. Tekun itu Tak Ternilai "Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya
bertahan lebih lama menghadapi masalah." Bayangkan
seekor kura-kura di tengah rimba gunung,
sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda
setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh,
berkembang sehingga akhirnya berbuah? Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan
pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai
hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga
mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti
prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai. 3.
Fokus pada saat ini. "Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman
sementara mencium gadis cantik, sebenarnya
tidak memberi penghargaan yang layak untuk
ciumannya itu." Einstein kok ngomongin tentang ciuman
ya? Ah, itu kan
hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di
kebun. Begitu banyak kera seperti menunggu si
penjaga
lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon.
Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak
akan bisa menembak dua kera sekaligus. Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata
tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak
hal, tapi bukan semua hal sekaligus'. Belajar untuk
'berada di sini, saat ini', berikan perhatian
kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi
terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan. 4. Imaginasi adalah
kekuatan "Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi
adalah
penarik masa depan. Imaginasi lebih penting
daripada pengetahuan." Ungkapan Einstein ini sangat
terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari
pengetahuan! Imaginasi memainkan satu babak awal
dalam pentas
hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda
kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan
melainkan imaginasi." Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot
imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu
menjadi kurus dan sakit-sakitan. Hidup tanpa imajinasi
seperti mengikuti aliran sungai,
pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana
arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan. 5. Buat
Kesalahan "Seseorang yang tidak pernah membuat
kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba
sesuatu yang baru." Einstein tak pernah takut dengan
kesalahan. Tak perlu
alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN. Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-
kesalahan dapat
membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih
cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat
tentunya. Carilah sesuatu berbau baru (something new)
dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya,
jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan
Anda. 6. Hidup pada saat ini "Saya tak pernah
memikirkan masa depan–itu
akan datang sesaat lagi." Satu-satunya jalan agar hidup
Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-
lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat
oleh pakar fisika quantum Einstein. Sangat tak mungkin
mengubah kemarin karena sudah
terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah
mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik. Anda juga tidak bisa mengubah
besok menjadi lebih
baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada
saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu
tidak pernah ke mana-mana kok. 7. Hargai diri Anda
"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga." Tak perlu
lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes.
Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.
Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang
menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih
keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses
datang sendiri kepadanya. Kenali bakat dan berkah
karunia-Nya kepada Anda.
Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam,
gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-
banyaknyak kepada orang lain. Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan
mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama
dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya
mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan
nilainya. 8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda
"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil
berbeda." Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit
saya. Anda
jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika
Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai
sekarang. Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot
bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat
barbel ringan terus menerus. Jika ingin hidup Anda
berubah, Anda harus berubah.
Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara
melakukan sesuatu. Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut
pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda
akan berubah dengan sendirinya. Bayangkan hal
berikut: Ada seorang gadis manis tepat
di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama,
kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa
ditebak apa reaksi si gadis? 9. Pengetahuan terasah
melalui Pengalaman "Informasi bukanlah pengetahuan.
Satu-satunya
sumber pengetahuan adalah pengalaman."
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya
akan memberi Anda informasi. Anda harus melakukan
proyek tersebut untuk 'tahu'
apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau
tidak. Anda harus melakukannya untuk mengatasi
munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu
membuat Anda memiliki pengalaman baru dan
bermanfaat. Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman!
Jangan
habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara
dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak
ternilai menunggumu di luar sana. 10. Pahami Aturan
Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik "Anda harus
memahami aturan permainan.
Kemudian Anda harus bermain lebih baik
daripada pemain lain." Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar
Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding
fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup
melakukan dua hal saja. Pertama, yang harus Anda
lakukan adalah memahami
'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya. Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding
orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini
dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda
http://www.apakabardunia.com/2011/10/10-
nasehat-bijak-einstein-tentang-hidup.html
R

Read more!

23 September 2011

katmut: ketika kamu akan melepaskan seseorang

•Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
•Disaat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
•Disaat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya
•Disaat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia
•Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah disaat dia jujur padamu
•Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu
•Yang indah hanya sementara
•Yang abadi adalah kenangan
•Yang ikhlas hanya dari hati
•Yang tulus hanya dari sanubari
•Tidak mudah mencari yang hilang
•Tidak mudah mengejar impian
•Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
•Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
•Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....
•Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
•Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun...
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
•Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
•Jangan terlalu perhitungan
•Jangan hanya mau menang sendiri
•Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
•Belajarlah tiada hari tanpa kasih
•Selalu berlapang dada dan mengalah
•Hidup ceria, bebas leluasa...
•Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
•Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
•Tak ada dendam yang tak bisa terhapus


Read more!

04 September 2011

Curhat : Hari Terakhir Liburan

Akhirnya hari terakhir liburan tiba juga. Sedih, malas, kangen, capek, kerja lagi, belajar lagi, hari baru lagi, bercampur aduk jadi satu. 10 hari tak terasa rasanya. Hari-hari di kuningan terasa berjalan begitu cepatnya. Saatnya ke Bandung lagi. Ketemu orangtua sudah, ketemu sahabat karib sudah, main sudah, belanja sudah, beli baju sudah, belajar motor sudah, ketemu teman baru sudah, tapi kenapa kuq berat rasanya untuk ke Bandung lagi.
Dan kenapa yach sejak pertemuan dengan teman baruku itu, aku kuq jadi memikirkannya terus yachh.. Dia seorang pria dewasa yang penuh pesona, berpenampilan rapih, bersih dan cool, membawa motor vixion, bahasanya yang santun dan pengertian, membuat hati nyaman bergelora. Dia hanya teman, tak lebih dari sahabat. Tapi kuq hatiku menginginkan lebih ea.. Aku sudah punya kekasih. Tapi aku tahu ku tak mungkin menyatu dengan kekasihku. Hubungan kami sudah tidak mungkin lagi. Aku tahu dia tak kan mungkin bisa menerima sisi lain hidupku. Seharusnya kami berpisah, sebelum lebih sakit lagi nantinya, tapi ku tak tahu alasan apa yang harus ku katakan padanya. Sungguh ku tak kuasa, ku tak sanggup. Tak berani mengungkapkan, tak ingin menyakitinya, juga tak ingin kehilangannya. Dia seorang yang cuek, pendiam, berpenampilan asal-asalan, tapi yang selalu setia menemani hari-hariku. Dia yang kurang mengerti keinginan dan isi hatiku, dia yang begitu sulit untuk mengantarku ke suatu tempat, dia yang pas pasan buat dirinya saja, tapi dia orang pertama dengan segala kekurangannya yang ku suka, dia yang menemaniku dan mengkuatirkanku saat ku sakit. Oh aku dilema. Ku pasrahkan padaMu Oh Tuhan, ku tak ingin menyakitinya juga tak ingin di sakiti. Ku tak kan menyusahkannya lagi dengan merengek ingin di ajak maen keluar, dengan minta di anterin ke suatu tempat, dengan ngambek dan curigaan ketika dia tidak sms, facebookan dengan cewe lain, atau menyimpan foto berdua dengan seorang cewe, Oh sungguh ku kan menahan diri. Ku tahu dia takan pernah jadi miliku selamanya, aku harus merelakannya walau ku sayang padanya. Ku kan menjalaninya seperti air mengalir. Ku percaya kasihMu kan datang seperti Fajar di pagi hari. Saatnya nanti ku kan menemukan lelaki terindah di hidupku yang kan menerima diriku apa adanya serta kelamnya masa laluku. Amin


Read more!